Beranda » Developer Aplikasi dan Game Baru Saja Menyumbang Rp 25 Triliun ke PDB RI
Berita

Developer Aplikasi dan Game Baru Saja Menyumbang Rp 25 Triliun ke PDB RI

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Men parekraf, Sandiaga Uno, mengungkapkan bahwa subsector game memberikan kontribusi positif terhadap Produk Domesti Bruto atau PDB di tahun 2021. Developer aplikasi serta game disebut telah menyumbang sekitar Rp 25 Triliun untuk PDB.  

“Data dari outlook pariwisata dan ekonomi kreatif 2020 / 2021, subsektor aplikasi dan game developer akan menyumbang sekitar Rp 25 triliun terhadap PDB negara,” kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing pada Senin 2 Agustus 2021.

Melihat potensi besar di industry ekonomi kreatif ini, kata Sandiaga, Kemenparekraf pun memfasilitasi keikutsertaan game developer Indonesia ke Tokyo Game Show 2021.

Hal ini menunjukkan bahwa subsektor game Indonesia memiliki potensi yang besar, untuk masuk ke pasar global.

“Subsektor game developer menyumbang Rp25 triliun PDB negara, yuk kita dukung developer game Indonesia di Tokyo Game Show” ujar Sandiaga, dalam Weekly Press Briefing Kemenpar, Jakarta, Senin 2 Agustus 2021.

Dalam rangka mendorong industri game Indonesia, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalin kerjasama dengan Asosiasi Game Indonesia (AGI).

Kerjasama ini untuk memfasilitasi sejumlah perusahaan game terpilih untuk mengikuti ajang internasional Gamescom dan Tokyo Game Show 2021.

Tokyo Game Show merupakan eksibisi video game terkemuka di kawasan Asia, yang akan digelar pada September hingga Oktober 2021.

Dia mengatakan, perwakilan Indonesia dalam Tokyo Game Show 2021 akan mengikuti acara secara daring karena keterbatasan.

“Harapan kami melalui ajang ini peserta dapat menunjukkan kapasitas Indonesia di global, kita punya potensi yang menjanjikan,” katanya

Acara ini akan digelar pada September sampai dengan Oktober 2021 secara hybrid, yaitu daring dan luring. Acara besar ini dinilai bisa menunjukkan kualitas game Indonesia di mata global. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dan sangat menjanjikan.

“Kita sudah melihat beberapa contoh game seperti dari Yogyakarta dan Kediri, luar biasa dan kita punya potensi yang sangat menjanjikan,” ungkapnya.

Ini bukan pertama kalinya Indonesia berpartisipasi di Tokyo Game Show. Sebelumnya, Indonesia telah berpartiipasi dalam Tokyo Game Show 2018 dengan membawa 7 peserta.

Delegasi Indonesia pada Tokyo Game Show 2021 antara lain adalah 4happy Studio, Agate, Algorocks, Ayoo Kreasi, dan Big Fire Studio. Total ada 19 perwakilan dari Indonesia.